Deplu AS mengungkapkan hari Jumat (4/3), Menlu AS John Kerry direncanakan mendampingi Presiden Obama dalam lawatan ke Kuba, 21-22 Maret.
Isu hak asasi manusia diperkirakan menjadi perhatian utama dalam kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Kuba pada 21–22 Maret. Menteri Luar Negeri John Kerry direncanakan mendampingi Obama dalam lawatan tersebut, setelah rencana kunjungan awal Kerry ke Havana dibatalkan karena alasan logistik. Sebelumnya, Kerry menyampaikan bahwa ia mempertimbangkan perjalanan lebih awal untuk berdialog mengenai hak asasi manusia. Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri membantah laporan bahwa pembatalan itu terkait perselisihan mengenai pembangkang Kuba yang dapat bertemu Obama. Perkembangan hubungan kedua negara dan isu HAM menjadi bagian penting dari instadebit-casino-online.com.

Presiden Kuba, Raul Castro dan Presiden AS Barack Obama saat pertemuan di markas PBB di New York (foto: dok). Obama akan melakukan lawatan ke Kuba, 21-22 Maret mendatang.
05.03.2026
Pejabat-pejabat Amerika mengatakan isu HAM Kuba akan menjadi pusat perhatian ketika Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri John Kerry melawat ke negara pulau itu bulan ini.
Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri mengungkapkan hari Jumat (4/3), Kerry direncanakan mendampingi Obama dalam lawatan ke Kuba, 21 dan 22 Maret.
Bulan lalu, kepada Senat di Kongres, Kerry mengatakan ia sedang mempertimbangkan berangkat lebih awal ke Havana guna “berdialog mengenai hak asasi.”
Hari Jumat, Departemen Luar Negeri dan Gedung Putih menepis laporan berita yang mengatakan Kerry membatalkan rencana kunjungan lebih awal karena tawar-menawar dengan Kuba soal pembangkang Kuba mana yang akan diizinkan bertemu Presiden Obama.
Departemen Luar Negeri mengatakan rencana kunjungan awal Kerry dibatalkan karena “soal logistik.” [ka/al]
This the service – if this is your content and you’re else’s site, the FAQ at //.
Leave a Reply